Bengkulu, 08 Agustus 2026 — Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) wilayah sekitar kampus melalui kegiatan “Pendampingan Penyusunan Media Pembelajaran Interaktif Kahoot Berbasis Etnomatematika pada Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar.” Kegiatan ini dilaksanakan di MI Ja-Alhaq dengan melibatkan guru dan tim mahasiswa.

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Muhammad Habib Ramadhani, M.Pd., dengan anggota Dr. Irfan Supriatna, M.Pd. dan Dr. Rafhi Febryan Putera, M.Pd., serta didukung oleh tim mahasiswa PGSD Universitas Bengkulu. Pendampingan bertujuan untuk membantu guru dalam mengembangkan media pembelajaran matematika yang lebih interaktif dengan memanfaatkan Kahoot sebagai platform pembelajaran digital. Media tersebut dikembangkan dengan mengintegrasikan konsep etnomatematika, sehingga pembelajaran matematika tidak hanya berorientasi pada konsep abstrak, tetapi juga dikaitkan dengan konteks budaya dan lingkungan yang dekat dengan kehidupan peserta didik.



Dalam kegiatan tersebut, guru mendapatkan pendampingan mulai dari mengenali potensi konteks budaya yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, menyusun soal dan aktivitas berbasis etnomatematika, hingga mengembangkan dan mengimplementasikannya ke dalam media interaktif Kahoot. Integrasi etnomatematika dalam media pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi siswa. Konsep-konsep matematika dapat diperkenalkan melalui berbagai aktivitas dan fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga siswa lebih mudah memahami hubungan antara matematika dengan lingkungan dan budaya di sekitarnya.
Selain memberikan pengalaman kepada guru, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan, pengembangan media pembelajaran, serta penerapan konsep matematika dan teknologi dalam konteks pendidikan sekolah dasar.



Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap guru dapat semakin terampil memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran matematika yang interaktif, kontekstual, dan menyenangkan, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan unsur budaya lokal sebagai sumber belajar matematika di sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dosen PGSD FKIP Universitas Bengkulu dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah serta memperkuat hubungan dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan satuan pendidikan di sekitar kampus.