Bengkulu — Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui “Pendampingan Pemanfaatan Assemblr EDU untuk Pengembangan Media Cerita Interaktif pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.” Kegiatan ini dilaksanakan di MI Plus Ja-Alhaq Kota Bengkulu sebagai upaya mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik dan interaktif.
Kegiatan pengabdian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, penggunaan cerita sebagai media pembelajaran dapat membantu peserta didik memahami materi sekaligus mengembangkan kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Melalui kegiatan ini, guru mendapatkan pendampingan dalam memanfaatkan Assemblr EDU untuk mengembangkan media cerita interaktif. Platform tersebut dimanfaatkan untuk mengintegrasikan unsur visual dan interaktivitas ke dalam materi cerita sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi peserta didik.
Pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengenalan Assemblr EDU, demonstrasi penggunaan platform, perancangan konsep cerita interaktif, hingga praktik pengembangan media. Guru juga diarahkan untuk menyesuaikan isi cerita, tampilan, dan aktivitas interaktif dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar serta tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia.

Kegiatan berlangsung secara praktik dan partisipatif. Guru tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai penggunaan platform, tetapi juga berkesempatan menghasilkan rancangan media cerita interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus memperkaya variasi media pembelajaran di sekolah dasar.
Tim pengabdi terdiri atas Anugrah Agung, M.Pd. sebagai ketua, bersama Yuli Amaliyah, M.Pd. dan Rizqa Dwi Shofiya M. I., M.Pd. sebagai anggota.
Melalui kegiatan pengabdian ini, tim berharap pemanfaatan teknologi digital dapat semakin terintegrasi dalam pembelajaran di sekolah dasar. Pengembangan media cerita interaktif berbantuan Assemblr EDU diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih kreatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital.

Kegiatan di MI Plus Ja-Alhaq Kota Bengkulu ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan penguatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

